GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat ...

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat ...

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat Berstanannya Tuhan Ngenteg Linggih merupakan upacara yang menjadikan bumi atau dalam konteks yang lebih keci…

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat ...

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat Berstanannya Tuhan

Ngenteg Linggih merupakan upacara yang menjadikan bumi atau dalam konteks yang lebih kecil yaitu Pura, agar menjadi tempat berstanannya Tuhan.

Upacara Ngenteng Linggih di Jambi, Menjadikan Bumi Tempat Berstanannya TuhanTribun Jambi/NisyahUpacara Ngenteng Linggih di Pura Giri Indra Lokha

Laporan Wartawan Tribun Jambi Chairul Nisyah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kamis (28/6), Pura Giri Indra Lokha yang di Jl. Lingkar Selatan, Pal 10 Kota Jambi melaksanakan upacara Karya Agung Ngenteg Linggih Tahun 2018.

Ngenteg Linggih merupakan upacara yang dilakukan umat Hindu untuk menjadi kan bumi atau dalam konteks yang lebih kecil yaitu Pura, agar menjadi tempat berstanannya Tuhan.

Ketua Panitia Acara Ngenteg Linggih, Pande Gede Semarapura mengatakan,” Hari ini merupakan acara puncak Ngenteg Linggih. Sebelumnya ada beberapa prosesi yang telah kami laksanakan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwasannya rangkaian acara telah dilaksanakan sejak Minggu (24/6) yang lalu. Dimana dilakukan upacara Mencaru, atau prosesi pembersihan lingkungan pura.

Dilanjutkan pada Rabu (27/6), dengan upacara Melaspas atau upacara untuk memasang pedagingan pada bagian pura yang baru di bangun.

Pura Giri Indra Lokha dibagun sejak tahun 1991, oleh Ida Pedanda Gede Putra Wanasari yang berasal dari Griya Wanasari Denpasar, Bali.

“Beliau merupakan Pemimpin Pura Giri Indra Lokha saat ini,” Jelasnya.

Pada Oktober 2017, Pura Giri Indra Lokha direnovasi, dan telah selesai sekarang ini. Rangkaian Acara Ngenteg Liggih sendiri, merupakan acara tahunan yang jatuh setiap tahun pada kalender Hindu.

Prosesi pedagingan dilakukan pada setiap bagian bagunan baru yang ada di Pura ini. Hal ini bertujuan untuk menyatukan unsur-unsur seperti, emas, tembaga, campuran logam, uang kepeng, pada bagunan suci yang baru di bangun.

Pande Gede Samarapura menjelaskan setelah melakukan rangkaian prosesi Ngenteg Linggih, akan di lanjutkan dengan Sembahyang bersama dan diselingi dengan Tarian Rejang Dewi yang dibawakan oleh anak-anak, sebagi tarian penyambutan Dewa.

Penulis: nisyah Editor: Teguh Suprayitno Sumber: Tribun Jambi Ikuti kami di Video dan Foto Penampakan Korban dan Kapal Sinar Bangun di Dasar Danau Toba yang Direkam Robot Sumber: Beri ta Jambi

No comments