Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Plt Sekda bantah terima uang ketok palu DPRD Jambi

Posted by On 1:17 AM

Plt Sekda bantah terima uang ketok palu DPRD Jambi

Merdeka > Peristiwa Plt Sekda bantah terima uang ketok palu DPRD Jambi Selasa, 5 Desember 2017 16:01 Reporter : Yunita Amalia Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait dugaan pemberian suap terhadap anggota DPRD Jambi. Dalam kesempa tan ini, Erwan membantah terlibat dalam kasus tersebut, termasuk bantahannya mengembalikan uang yang diduga merupakan suap.
"Enggak. Nerima aja enggak," ujar Erwan di gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (5/12).
Erwan enggan menjelaskan lebih detil lagi mengenai suap untuk uang ketok pembahasan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja dan Pendapatan (APBD) tahun anggaran 2018.
Sebelumnya, juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya menerima pengembalian uang suap terkait operasi tangkap tangan di Jambi. Namun dia tidak menyebutkan identitas si pengembalian uang tersebut.
Dia mengatakan pengembalian uang tersebut cukup membantu pihaknya dalam menelisik pihak-pihak yang saat ini kasusnya tengah disidik.
“Pengembalian ini tentu membantu penyidik dalam menangani perkara. Jika ada pihak lain yang mengembalikan, termasuk yang sudah menerima sebelumnya, tentu pengembalian akan menjadi faktor meringankan," ujar Febri.
Febri menamb ahkan, terkait penggeledahan KPK di Kantor Gubernur dan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi pada Jumat (1/12) kemarin, selesai dilakukan hingga pukul 23.00 Wib. Penyidik menemukan sejumlah dokumen pembahasan anggaran dan catatan tulisan tangan pihak tertentu.
"Barang-barang tersebut disita dari lokasi oleh penyidik," katanya.
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat tersangka terkait dengan kasus tersebut. Diduga sebagai penerima anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono, sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin Pada Kamis (30/11), KPK juga menggeledah tiga lokasi di Jambi terkait dengan kasus itu, antara lain kantor Dinas PUPR Provinsi Jambi, rumah Erwan di Jalan Cemara, dan rumah Arfan di Jalan Kukuh. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Suap
  2. KPK
  3. DPRD
  4. Jambi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Liputan 24 Jambi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »