Pejabat Pemprov Jambi ini Akui Pegang Suap untuk Anggota DPRD | Liputan 24 Jambi
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pejabat Pemprov Jambi ini Akui Pegang Suap untuk Anggota DPRD

Posted by On 2:18 AM

Pejabat Pemprov Jambi ini Akui Pegang Suap untuk Anggota DPRD

Selasa 05 Desember 2017, 17:03 WIB Pejabat Pemprov Jambi ini Akui Pegang Suap untuk Anggota DPRD Nur Indah Fatmawati - detikNews Pejabat Pemprov Jambi ini Akui Pegang Suap untuk Anggota DPRDAsisten Daerah III Pemprov Jambi Saifudin (Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom) Jakarta - Asisten Daerah III Pemprov Jambi Saifudin mengakui duit suap yang dipegangnya sejumlah Rp 1,3 miliar. Duit itu ditemukan di rumah Saifudin dan tersimpan dalam 2 koper.
"Kalau saya (pegang) Rp 1,3 (miliar)," ucap Saifudin di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017).
Namun, dia tidak merinci uang itu sebenarnya akan dibagi kepada si apa saja. Dia juga enggan menjelaskan dari mana duit suap itu berasal. Selain itu Saifudin berkilah saat dimintai konfirmasi apakah baru kali ini suap diberikan.
"Nggak tahu saya," kata Saifudin yang usai menjalani pemeriksaan perdana sejak ditahan KPK.
Sebelumnya, KPK menjabarkan duit suap yang dibagi tersangka Saifudin pada Selasa (28/11) sebanyak 3 kali. Pemberian pertama dan kedua kepada anggota DPRD secara berturut-turut sejumlah Rp 700 juta dan Rp 600 juta. Terakhir, pada pemberian ketiga dia menyerahkan Rp 400 juta kepada Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN, Supriono.
Pada pemberian ketiga itulah KPK meringkus Saifudin bersama Supriono. Tim KPK lalu mengamankan dua koper berisi uang Rp 1,3 miliar sebagai sisa dari uang yang dibagikan di kediaman Saifudin.
Kasus ini terungkap dari OTT yang dilakukan KPK pada Selasa (28/11). Total ada Rp 4,7 miliar yang diamankan KPK dari jumlah yang seharusnya Rp 6 miliar.
Duit suap ini diduga berasal dari rekanan Pemprov Jambi yang disebut duit 'ketok'. Pemberian uang dimaksudkan agar anggota DPRD Provinsi Jambi menghadiri rapat pengesahan RAPBD Jambi 2018.
Sebab, sebelumnya diduga sejumlah anggota DPRD berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018. Ini karena tidak adanya jaminan dari pihak Pemprov soal duit pelicin itu.
KPK kemudian menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap, yakni anggota DPRD Jambi Supriono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PU Arfan, dan Asisten Daerah III Pemprov Jambi Saifudin.
(nif/dhn)Sumber: Google News | Liputan 24 Jambi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »